Langsung ke konten utama

Pemecah Rindu


Aku menunda memberitahumu 
mengenai seseorang yang membuatmu penasaran
Kamu menebak dengan menyebutkan semua nama orang yang sama- sama 
aku dan kamu kenal

Tapi semua itu jelas salah, 
karena aku meminta bantuan
kepada teman kamu
yang tak pernah ku kenal sebelumnya
dan tak mungkin terfikirkan olehmu

Ya, dia yang aku mintai tolong
memintakan alamat rumah kamu, kepadamu

Penundaan itu memang ku sengaja
Aku hanya ingin
mengobrol panjang denganmu,
itu saja
Kala aku langsung memberitahumu,
aku dan kamu tak akan mengobrol sepanjang tadi malam

Obrolan semalam,
rasanya masih hangat,
menurutku
Tapi tak pernah bisa sehangat dahulu

Hingga berakhir kamu geregetan
karena aku tak segera bilang iya Dan kamu sudah malas mengobrol denganku

Tak apa, terimakasih sudah menemaniku di malam ketiga ramadhan ini



Kamu, yang sudah memecah rinduku semalam.
Berhati- hatilah dimanapun kamu menapakkan kaki, karena bahaya tak pernah mengawali dengan berkata permisi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIGA TAHUN BUKAN SEKEDAR TIGA TAHUN

Berawal dari sebuah pertemuan yang tidak disengaja Didalam sebuah organisasi di sekolah Entah alasan coba- coba, terdamparlah, tersesatlah, ketariklah atau memang sungguh- sungguh Ditempa bersama- sama, dalam tangis dan tawa, lapar dan haus, sakit dan sehat, suka maupun duka Walau terkadang ada diantara kita yang luntur semangat juangnya Satu persatu mulai mundur Perlahan tapi pasti Ketukan palu tak bisa terhindarkan lagi Tinggal segelintir anak yang masih bertahan Bukan karena visi kita sama Namun karena ada satu buah alasan yang kuat C- I -N- T -A Ya, cinta Gabungan dari 5 huruf yang bisa menafsirkan banyak pemikiran Namun hanya ada satu penafsiran dalam benak kita CINTA pada organisasi dan generasi Itulah sebenar benar alasan dalam hati kita Tetap ada alasan tambahan Dan hal itulah yang menambah presentase keinginan kita untuk bertahan Ingatkah kalian? Ketika kita me...